Mengenang Peristiwa G 30 S PKI 1965

Pada kesempatan kali ini saya akan mengingatkan Anda mengenai kejadian yang terjadi 42 Tahun yang lalu. Kejadian tersebut adalah kejadian yang mengawali perang saudara di negeri kita yang tercinta ini, yaitu adanya Pemberontakan G 30 S PKI 1965.

Mungkin bagi Anda yang sudah berusia lebih dari 20 tahun pernah menyaksikan film dokumenter Pemberontakan G 30 S PKI pada tahun 90'an. Pada waktu itu saya juga sempat menyaksikan film tersebut karena rasa keingintahuan saya saat asih kecil. Tapi pada waktuitu saya belum pandai mengingat, jadi banyak yang lupa isi filmnya seperti apa.


Pada kesempatan saat ini, saya sama teman teman kontrakan sepakat melakukan renungan tentang film tersebut. Mumpung koneksi lagi lancar dan internet lagi ngebut. Kami bareng bareng mencari download'an film tersebut. Dan akhirnya nemu juga.

Bagi para sahabat blogger yang ingin melihat lagi film dokumenter tersebut, para sahabat bisa mendapatkannya di link di bawah ini.

1. Youtube dengan bantuan IDM
    Silahkan klik di sini.

2. Indowebster
    Silahkan klik link di bawah ini

Sumber informasi :  Pedas Manis Cinta


Sedikit sinopsis film Pemberontakan G 30 S PKI

Jenis Film : Drama Dokumenter
Produser : G. Dwipayana
Sutradara : Arifin C. Noer
Penulis : Arifin C. Noer
Durasi : 220 menit
Pemeran :
  • Bram Adrianto
  • Syu'bah Asa
  • Ade Irawan
  • Amoroso Katamsi
  • Umar Kayam
  • Didi Sadikin
  • Kies Slamet
  • Sofia WD
  • Wawan Wanisar

Sinopsis
Film ini adalah versi resmi pemerintah Orde Baru tentang peristiwa yang terjadi pada malam 30 September dan pagi 1 Oktober 1965 di Jakarta. Pada malam dan pagi hari itu terjadi pergolakan politik di Indonesia yang kemudian berujung pada pergantian rezim dari Soekarno ke Soeharto. Pihak Orde Baru di bawah pimpinan Soeharto mengatakan bahwa Partai Komunis Indonesia melakukan pemberontakan yang kemudian digagalkan oleh Soeharto sendiri. Inilah yang menjadi dasar film tersebut.
Sampai hari ini masih banyak orang yang mempertentangkan kebenaran hal tersebut dan topik ini masih diselimuti banyak kontroversi dan rahasia.
Pemerintahan Soeharto kemudian memerintahkan satu-satunya stasiun televisi di Indonesia saat itu, TVRI, untuk menayangkan film ini setiap tahun pada tanggal 30 September malam. Pada saat stasiun-stasiun televisi swasta bermunculan, mereka juga dikenai kewajiban yang sama. Peraturan ini kemudian dihapuskan pada tahun 1998 dan sejak saat itu film ini belum pernah lagi diputar di stasiun televisi Indonesia.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca.

Artikel Catatan si Boll Lainnya :

Scroll to top